Belajar Memberi dan Memberi, Tanpa Menuntut

Belajar Memberi dan memberi, tanpa menuntutPepatah kuno menyebutkan kalau “memberi lebih baik dari menerima”, namun disadari atau tidak pepatah yang sarat makna ini begitu mudah untuk diucapkan namun begitu sulit untuk dilaksanakan. Sebagian orang memberi dengan keinginan agar bisa mendapatkan atau dengan kata lain “menerima” sesuatu lain yang lebih. Memang tidak ada salahnya, karena pada dasarnya apabila kita memberi, kita akan menerima sesuatu yang lebih baik sebagai timbal baliknya. Namun kebanyakan orang tersesat dalam pemahaman ini, dan mereka memberi karena mereka ingin menerima, bukannya memberi karena mereka harus memberi dan ingin memberi, namun dengan motif ingin menerima sesuatu yang lain sebagai timbal baliknya.

Ada orang yang mengharapkan pujian, pupularitas, nama baik, menginginkan sesuatu yang lebih baik, dan tidak sedikit juga yang memberi karena memang benar-benar tergerak kesadarannya untuk memberi karena mengharapkan ridha dari tuhannya, bagaimana cara mengukurnya? dalam urusan ini hanya dia dan tuhannya lah yang tau. Memang sangat sulit untuk belajar memberi tanpa mengharapkan imbalan/ timbal balik, dan menurut saya pribadi kejadian yang seperti ini tidak mungkin terjadi, karena setidak tidaknya, seikhlas apapun kita, kita akan mengharapkan ridha dari tuhan kita sebagai timbal baik, dan hal yang satu ini tidak menjadi masalah, karena tujuan kita hidup di dunia adalah untuk mendapatkan ridhaNya. Yang menjadi permasalahan adalah ketika kita mengharapkan sesuatu yang datangnya dari manusia dan hal itu menjadi alasan dan dasar kita untuk memberi. atau bahkan ketika kita memberi dengan mengharapkan mendapatkan imbalan dari tuhan, menurut saya pribadi tidak lah pantas, karena tuhan tidak layak disogok dengan pemberian anda.

Sebuah ilustrasi singkat berikut mungkin akan sedikit memberikan gambaran; ada seorang ayah yang memiliki dua orang anak, dan menyuruh kedua anaknya untuk melakukan sesuatu. kedua anaknya melakukan apa yang diperintahkan oleh ayahnya, anak A melakukannya karena dia merasa harus dan ingin mematuhi ayahnya, dan anak B melakukannya karena ayahnya sebelumnya bilang pada mereka berdua kalau setelah mereka melakukan apa yang diperintahkan, mereka akan diberikan hadiah. coba anda renungkan sendiri anak mana kira-kira yang akan lebih disayangi sang ayah?

Mari kita belajar memberi dan memberi, memberi dengan tulus karena itu adalah keinginan dan keharusan bagi kita, memberi dengan iklas untuk mendapatkan ridha tuhan, tanpa banyak menuntut dan banyak menawar apa yang kemudian akan tuhan berikan kepada kita sebagai imbalannya.

Leave a Reply

Sumber Pencarian :
memberi, belajar menerima dan memberi, belajarlah memberi tanpa, ilustrasi memberi dan menerima, jika kita memberi dan tidak menharapkan apa apa kita akan menerina, belajar tentang memberi, memberi adalah belajar menerima, memberi dan memberi, mencoba tidak mengharapkan imbalan balik, menerima karena memberi