Cobaan itu (bisa jadi) perwujudan kasih sayang Tuhan

 Cobaan selalu datang bagi siapapun manusia yang masih hidup di dunia ini. Kebanyakan dari kita, termasuk saya, seringkali menghindari dan berusaha menghindar dari cobaan (termasuk cobaan hidup) yang datang dan sudah pasti datang. Cobaan yang kian datang haruslah disikapi dan dihadapi dengan bijaksana karena apapun yang terjadi, cobaan akan tetap datang pada kita.

Kadang kala, ketika kita dihadapkan pada cobaan yang terasa begitu berat, kita cenderung menyalahkan diri sendiri, menyalahkan keadaan, atau bahkan dengan melakukan sesuatu yang benar-benar diluar hak kita, yaitu menyalahkan Tuhan. Ketika Tuhan memberikan (baca : menganugrahkan) cobaan kepada kita (bisa jadi) karena Tuhan begitu sayang terhadap kita, meskipun sebagian besar dari kita (termasuk saya) tidak bisa memahaminya dan cenderung mengganggapnya sebagai musibah dan perwujudakan kemarahan Tuhan.

Tuhan yang menciptakan kita dan semua makhluk di semesta ini adalah ar-rahman dan ar-rahim, yang tak terhingga kasih sayangNya. Tidaklah patut bagi kita untuk kemudian menganggap sesuatu yang diberikan oleh Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang (termasuk cobaan yang Dia berikan) akan menimbulkan sesusahan dalam hidup kita.

Terkadang Tuhan memang menunjukkan kasih sayangNya dengan cara yang kita anggap keras dan bakan sulit untuk kita terima, tetapi yakinlah kalau itu semua adalah perwujudan dari kasih sayangnya.

7 tahun yang lalu, guru saya di SMA (Thanks to pa Eka Djuniar Arifien) pernah mengucapkan kalimat yang sangat bermakna menurut saya “meng-Alhamdulillahi Inalillahi”. Saat itu, saya sebatas menganggap ucapakan beliau sebagai ucapan yang luar biasa “kerennya”, namun belum mampu untuk mendalami makna dari ucapannya itu. Sekarang saya baru sadar kalau apa yang beliau ucapkan merupakan sebuah fondasi yang sangat penting agar kita dapat menikmati setiap detik hidup kita dengan lebih indah.

Melalaui guru saya tesebut saya nengambil pelajaran untuk

Belajar tidak berburuk sangka terhadap Tuhan kita sendiri.
Belajartidak berburuk sangka tehadap sesama kita.
Belajarselalu bersyukur terhadap apapun yang terjadi dalam hidup ini.

Alhamdulliah Yaa Allah, for everything

Leave a Reply

Sumber Pencarian :