Dosa yang banyak dilakukan pedagang online

dosa-online-storeMelihat judul tulisan ini, mungkin terasa sangat menyeramkan, tapi memang ini lah kenyataannya beberapa pedagang online melakukan kesalahan besar melakukan kebohongan terhadap konsumen. Sebelumnya mari kita perjelas, bahwa yang dihabas kali ini buka toko online fiktip, atau toko online imaginer yang setelah ditransfer kemudian menghilang entah kemana, melainkan toko online yang memang benar-benar jualan tapi tidak jujur terhadap konsumen. Beberapa toko online dan penjual online, tak jarang melakukan kesalahan yang ujung-ujungnya merugikan konsumen. Tak hanya konsumen, kelakukan penjual online yang bisa dikatakan kurang bertanggung jawab ini pun bahkan merugikan para pedagang online lainnya. Bagaimana tidak, karena kelakukan beberapa penjual online yang kurang bertanggung jawab ini, akhirnya membawa dampak turunnya kepercayaan konsumen pada pedagang online yang benar-benar jujur dalam berjualan. Apa saja dosa yang banyak dilakukan penjual online?

Menampilkan Desktipsi Barang yang tidak sesuai

Deskripsi barang menjadi sangat penting dalam jual beli online. Calon pembeli tidak bisa melihat barang secara langsung dan mengandalkan deskripsi yang disajikan oleh pedangan / toko online untuk mengetahui dan menilai barang yang akan mereka beli. Tak jarang demi menarik minat pelanggan beberapa penjual online tidak menyajikan deskripsi dengan jelas dan sesuai dengan keadaan barang. Misyalnya ada pedagang baju rajut yang menuliskan bahwa barang yang dijual adalah barang import korea padahal sebenarnya produk yang sama yang banyak dijual di tanah abang. Bisa jadi hal ini tidak disengaja dan karena ketidak tahuan penjual itu sendiri. Tapi sebagai penjual, bukankah sudah seharusnya kita mengetahui benar-benar detail dan kualitas barang yang kita tawarkan.

Gambar barang tidak sesuai

Mengingat pembeli tidak bisa melihat barang yang mereka pesan secara langsung, maka melihat gambar produk merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui detai dan kondisi barang. Sayangnya beberapa penjual justu memasang gambar yang tidak sesuai dengan produk yang mereka jual. Pada kasus ini, biasanya gambat tersebut didapat dari hasil googling, mengambil dari toko sebelah, dan bukan foto asli barang yang dijual. Tentunya hal ini akan menimbulkan kekecewaan dari pembeli, karena ternyata barang yang dipesan tidak sesuai dengan gambar yang dipasang penjual di toko online. Masih mengambil kaskus pakaian, saya pernah membeli sebuah baju yang digambar tampak bagus dan rapi, ternyata setelah barang datang bahannya tipis, warnanya berbeda dengan gambar, dan jahitannya kurang rapi.

Tidak mengecek kondisi barang sebelum dikirim

Sebelum barang dikirim ke pembeli, penjual wajib terlebih dahulu mengecek kondisi barang dan memastikan semuanya dalam kondisi baik (atau sesuai dengan yang diinformasikan ke pembeli). Jika ternyata barang yang dikirim cacat atau rusak sudah seharusnya penjual bertanggung jawab dan memberikan garansi. Tapi terkadang beberapa penjual tidak mau menanggung kerugian dan akhirnya konsumen yang dirugikan

Membuat Testimoni palsu

Testimoni pembeli merupakan salah satu hal yang biasanya menjadi pertimbangan calon pembeli untuk melakukan transaksi. Namun tak jarang demi dianggap memiliki reputasi baik dan untuk meyakinkan konsumen, penjual online merekayasa dan membuat sendiri tesimoni dan dipasang pada online store mereka atau pada media social. Jika memang belum memiliki testimoni pembeli sebaiknya jujur saja pada pembeli anda. Anda bisa menggunakan cara lain untuk meyakinkan pembeli

Tidak memberikan nomor resi pengiriman

Jika barang dikirim dengan menggunakan jasa kurir / ekspedisi, nomor resi pengiriman sebenarnya sangat penting bagi pebeli. Nomor resi diperlukan untuk mengetahui status dan posisi barang yang mereka pesan. Ada kalanya pengiriman bermasalah di pihak ekspedisi karena alamar tidak ditemukan, dsb, dan untuk melakukan konfirmasi tentunya dibutuhkan nomor resi pengiriman. Sayangnya masih ada penjual yang selalu berbelit belit ketika ditanya nomor resi dan seakan tidak mau memberikannya

One Response

  1. ari

Leave a Reply

Sumber Pencarian :
pedagang online, apakah dosa jualan merugikan pedangan lain, Dosa iklan online, dosa ketika kita melakukan transaksi scam