OS Windows itu mahal, Terus?

Untuk mendapatkan sebuah operating sistem windows genuine kita memang harus rela mengeluarkan biaya tambahan, berbeda halnya dengan windows bajakan yang bisa didapat hanya dengan seharga puluhan ribu saja. Sebagian besar pengguna OS windows di Indonesia termasuk didalamnya perusahaan/ koorporasi, lembaga pendidikan maupun individu memang masih menggunakan Wondows bajakan atau windows aspal (asli tapi palsu / tidak berlisensi genuine). Hal ini terjadi karena di satu sisi memang harga sebuah lisensi OS Windows dapat dibilang masih cukup “mahal”. “Yang pentingkan komputer jalan, kalau bisa gratis kenapa harus beli yang mahal”, kurang lebih seperti itulah yang ada dipikiran sebagian besar pengguna komputer, termasuk saya dan juga mungkin anda.

Bayangkan saja, harga sebuah windows 8.1 di microsofr store dibandrol dengan harga Rp 1.550.000, jauh dibandingkan harga windows bajakan yang bisa didapat hanya dengan 30ribu saja. Semua kembali pada anda, mau pakai yang ori atau bajakan.

Sebagai orang IT, saya membayangkan bagaimana sakit hatinya dan berapa besar kerugian yang kemudian dialami jika kita telah membuat sebuah produk kemudian produk kita dibajak dan dijual dengan harga jauh lebih murah. Mengutip tulisan Prof. Munir, “Kalau tahu betapa susahnya membuat program, maka tahulah kita betapa pembajakan software itu adalah tindakan yang menyakitkan”. Tapi terkadang kita memang terdesak oleh keadaan ekonomi dan lain sebagainya.

Jika ingin menggunakan software legal tapi tidak mau membayar lisensi yang mahal, alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan softwate free open source. Anda bisa mulai menggunakan Linux yang bersifat open source sebagai pengganti MS. Windows, atau menggunakan Open Office sebagai pengganti Ms. Office. Banyak aplikasi open source yang tidak kalah canggih dibandingkan aplikasi “ber hak cipta”, tinggal pilihannya anda mau atau tidak 🙂

Namun Migrasi ke OSS juga memiliki kendala tersendiri, salah satunya adalah karena “kita” tidak terbiasa menggunakan software tersebut. Para pelajar sejak belajar komputer di sekolah hingga perguruan tinggi sudah terbiasa menggunakan aplikasi berbasis windows hingga cukup sulit untuk beradaptasi dengan Open Source Operating System semisal Linux.

Leave a Reply

Sumber Pencarian :
kenapa windows mahal, kenapa harga windows mahal, kenapa os windows mahal, mengapa os windows mahal, mengapa windows lebih mahal, windows kenapa mahal, windows mahal, wondows mahal kenaokenapa?