Prinsip dan Aturan Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang berdasarkan oleh nilai-nilai Islam. Ekonomi syariah berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin, dan melarang penumpukan kekayaan. Selain itu, ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah.

Dengan Ekonomi syariah ini maka akan terciptanya ekonomi yang sehat dan tidak ada kekuasaan atas modal dimana dalam ekonomi kapitalis orang yang mempunyai modal ia dapat berkuasa dan sepenuhnya keputusan di pegang oleh si pemegang modal, tetapi dalam ekonomi syariah tidak seperti itu orang yang mempunyai modal tidak mutlak menguasai keputusan melainkan ada faktor-faktor yang harus dipertimbangkan seperti kesejahteraan masyarakat banyak dan keputusan harus berdasarkan pegangan yaitu Al-Quran dan hadist.

Prinsip Ekonomi Syariah

Adapun beberapa Prinsip dan aturan atau pegangan dalam ekonomi syariah adalah sebagai berikut :

  • Segala sesuatunya adalah milik Allah, manusia diberi hak untuk memanfaatkan segala sesuatu yang ada di muka bumi ini sebagai khalifah atau pengemban amanat Allah, untuk mengambil keuntungan dan manfaat sebanyak-banyaknya sesuai dengan kemampuannya dari barang-barang ciptaan Allah.
  • Allah telah menetapkan batas-batas tertentu terhadap prilaku manusia sehingga menguntungkan individu tanpa mengorbankan hak-hak individu lainnya
  • Semua manusia tergantung pada Allah, sehingga setiap orang bertanggung jawab atas pengembangan masyarakat dan atas lenyapnya kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi
  • Status kekalifahan berlaku umum untuk setiap manusia, namun tidak berarti selalu punya hak yang sama dalam mendapatkan keuntungan. Kesamaan hanya dalam kesempatan, dan setiap individu dapat menikmati keuntungan itu sesuai dengan kemampuannya.
  • Individu-individu memiliki kesamaan dalam harga dirinya sebagai manusia. Hak dan kewajiban ekonomi individu disesuaikan dengan kemampuan-kemampuan yang dimilikinya dan dengan peranan-peranan normatif masing-masing dalam struktur sosial.
  • Dalam Islam, bekerja dinilai sebagai kebaikan dan kemalasan dinilai sebagai kejahatan. Ibadah yang paling baik adalah bekerja dan pada saat yang sama bekerja merupakan hak dan sekaligus kewajiban.
  • Kehidupan adalah proses dinamis menuju peningkatan. Allah menyukai orang yang bila dia mengerjakan sesuatu melakukannya dengan cara yang sangat baik.
  • Jangan menciptakan¬†mudharat dan jangan ada mudharat.
  • Suatu kebaikan dalam peringkat kecil secara jelas dirumuskan. Setiap muslim dihimbau oleh sistem etika (akhlak) Islam untuk bergerak melampaui peringkat minim dalam beramal saleh.

 

Leave a Reply

Sumber Pencarian :
prinsip ekonomi syariah, prinsip ekonomi berlandaskan syariah, aturan ekonomi syariah, prinsip prinsip ekonomi syariah, prinsip dan aturan dalam ekonomi islam, prinsip ilmu ekonomi syariah, aturan ekonomi, aturan aturan ekonomi islam, aturan aturan ekonomi, prinsip ekonomui syariah, aturan dalam ekonomi islam, prinsip prinsip perekonomian syariah, aturan/ekonomi syariah, Auran Islam tentang eksploitasi buruh, Mengapa islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal kepada buruh miskin