Tuhan tak pernah Marah dan Melampiaskan kemarahan-NYA

Dengarlah, pagi ini ketika aku sadar ada yang salah dalam benakku selama ini, ini berangkat dari apa yang aku ketahui setelah aku selesai melaksanakan kewajibanku menunaikan apa yang menjadi amalan wajib yang harus selalu dialkukan dalam lima waktu. Bahawa Dia Tuhan semesta alam tak pernah butuh kita, Dia hanya sangat sayang pada mahluk yang menjadi ciptaannya. Dia tak pernah membutuhkan semua amalan kita, sujudkita , bahkan penyembahan kita pun dia tidak pernah menginginkan dan membutuhkan itu. Hanya saja ketika kita diperintahkan oleh-Nya  untuk menyembah dan hanya memujanya itu sebenarnya salah satu bentuk Kasih dan Sayang-Nya pada kita agar kita tahu siapa kita dan untuk apa dia di hidupkan. Bahkan dengan ketidak sempurnaan kita  (yang dalam beberapa nayat dalam Kitab-Nya dia menyebutkan bahwa kita adalah mahluk sempurna), hal itupun tidak lain adalah untuk menunjukkan bahwa kita seharusnya sadar akan ke maha sempurnaan Tuhan Maha Penguasa Semeta Alam. Dia lah yang terlalu mencintai begitu dalam pada mahluk-Nya, dimana Rahmat dan rasa Sayang-Nya selalu mengawali dari apa yang Dia berikan pada kita sebagai mahluk-Nya.

Dan selama ini kita atau saya sering berpikir bahwa ketika kita melaksanakan keselahan, pelanggaran akan aturannya dan kadang melalaikan kewajiban kit adengan kita bersikap angkuh , lalu kita sering menagatakan bahawa ketika ada musibah yang berimpitan datangnya adalah sebagai tanda bahwa  “ALLAH sedang marah dan melampiaskan kemarahan-Nya” . Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan mu dari segumpal daging. Dan berpikirlah jika Dia selalu melampiaskan Kemarahan-Nya , maka akan ada berapa juta atau ratus juta bahkan lebih dari itu orang yang meninggal setiap detiknya karena sesunghuhnya manusia tiu tak pernah berhenti melakukan kesalahan. Dan “Dia tak pernam marah dan melampiaskan kemarahan-Nya”. Jika saja dia selalu marah maka dia takkan pernah akan mendapatakan nama mulia “Rahman dan Rahiim”.

Berpikirlah Bahwa Dia sangat menyayangi kita dan selalu memberikan Rahmat-Nya pada siapa yang Dia kehendaki.

By Hanhan Mulyawan

Leave a Reply

Sumber Pencarian :
Tuhan Allah marah, tuhan tak pernah marag